[#FF2in1] Revolusi di Hati Dina

Dina membuka revolusinya di tahun 2013 lalu:

 MENDAPATKAN BEASISWA DI UNIVERSITAS B

 Dina mendesah pelan. Dia gagal. Dia telah membuat orang tuanya sedih, pikirnya. 

“Dina,” panggil sang mama.

 “Iya, ma?”

 sahut Dina pelan.

 “Mama tahu kamu sedih, tapi kamu cukup perlu tahu, kalau mama senang asalkan kamu bisa selalu tersenyum. Ini malam tahun baru. Masa kamu bersedih terus?”

 Dina terdiam. Ia lalu menyobek kertas revolusinya itu, mengambil kertas baru dan menuliskan:

SELALU TERSENYUM DAN BANGKIT.

 Dina pun tersenyum lalu memeluk sang mama. “Dina akan berusaha lagi, ma!”

 Mamanya pun membuat suatu kepalan tangan, dan Dina membalas kepalan tangan sang mama itu dengan semangat baru di hatinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s